Blog post ini adalah untuk semua orang yang mencoba menjadi seniman. Buat sebagian orang blog post ini mungkin tidak terlalu ramah karena saya mencoba blak-blakan saja. Saya tidak berpikir bahwa orang yang ingin menciptakan karya seni harus dibayar untuk melakukannya. Apakah Anda dibayar untuk berhubungan seks? Kan tidak, karena Anda menyukainya, jadi ya sama saja, tetapi Anda tetap melakukannya setelah bekerja. Dan kadang-kadang, jika Anda tak tahan ingin melakukannya, Anda meninggalkan pekerjaan di tengah hari untuk melakukannya 😀

Perlakukan karya seni dengan cara yang sama, dan Anda akan tetap waras. Berikut adalah lima hal yang saya angkat jika Anda ingin membahas tentang karier Anda yang sedang berkembang sebagai seorang seniman:

1. Anda tidak dapat menghasilkan karya seni jika Anda kelaparan.

Rutinitas menghasilkan karya seni saat si seniman kelaparan adalah omong kosong. Saat Anda tahu bahwa Anda tidak akan bisa membayar sewa tempat tinggal maka Anda tidak dapat benar-benar membuat karya seni. Karena secara otomatis otak Anda akan langsung memfokuskan diri pada kemungkinan akan tinggal di jalanan (jika tidak membayar sewa). Otak Anda tidak akan punya cukup waktu untuk bisa menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kenyataan dan keindahan secara bersamaan.

Berikut adalah beberapa hal yang saya lakukan ketika saya menjadi penulis: Saya hanya makan bagel karena saya tidak punya cukup uang dan kemudian saya menderita anemia lalu harus pergi ke dokter tetapi saya tidak memiliki asuransi kesehatan jadi saya harus berbohong dan mengatakan bahwa saya harus mendapatkan pil besi yang saya butuhkan sehingga saya tidak pingsan karena kelelahan pada saat saya bangun di pagi hari. Percayalah, saya tidak bisa membuat karya seni yang baik selama masa ini.

2. Seni yang berasal dari lubang hitam adalah pilihan.

Ada alasannya mengapa lukisan Jean-Michel Basquiat terlihat seperti film horor. Yaitu karena hidupnya juga seperti film horor. Dan ada alasan bahwa Picasso merobek wanita seksi di tempat yang indah. Karena itulah yang ia lakukan dalam kehidupan nyata.

Jadi jangan menipu diri sendiri karena seni yang Anda hasilkan itu mencerminkan kondisi sekeliling Anda, dan Anda bisa hidup seperti orang miskin, tetapi itu membatasi kemampuan berkesenian Anda.

3. Seniman sejati akan membuat karya seni apa pun yang terjadi

Anda tidak perlu studio, atau meja, atau kedamaian dan ketenangan. Karena membuat karya seni itu tidak tergantung dari tempat. Orang-orang yang perlu menghasilkan karya seni akan membuat karyanya tidak peduli dalam kondisi apapun.

Anda tahu berapa banyak konten yang saya buat untuk saya bagikan lewat blog dan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain sebagainya? Saya selalu membuat dan membagikan konten karena memang saya harus melakukannya dan saya tahu dari sejak awal bahwa tidak mungkin saya bisa menghubungkannya dengan karier saya, jadi saya tahu bahwa semuanya akan berakhir di tong sampah juga. Tapi saya tetap melakukannya.

Apakah Anda mengenal nama Christo dan Jeanne-Claude? Salah satu karyanya adalah The Gates. Christo itu seperti orang gila. Dia memiliki gagasan yang begitu besar, saking besarnya hingga itu membuatnya “gila”. Dia telah membuat rencana untuk memasang kain di seluruh Central Park (NYC) selama 26 tahun. Dia tidak bisa menghentikan dirinya sendiri. Dan akhirnya dia berhasil. Tapi siapa yang tahu bahwa cita-citanya itu akan terjadi? Ini yang saya maksud. Jika Anda ingin menghasilkan karya seni, ya Anda melakukannya. Tidak ada yang bisa menghentikan Anda.

Jadi jika Anda berpikir bahwa Anda seorang seniman dan Anda tidak membuat karya seni sekarang, tetapi Anda berpikir bahwa dalam keadaan yang tepat Anda akan membuat karya seni ya artinya Anda berbohong kepada diri sendiri. Maafkan saya tapi itu kenyataannya. Kecuali kamu kelaparan. Jika Anda kelaparan, lihat poin nomor satu, ya Anda harus mendapatkan pekerjaan.

4. Anda tidak perlu berhenti dari pekerjaan harian Anda.

Apakah Anda menghasilkan uang dan lalu berfikir untuk keluar dari pekerjaan Anda agar bisa menghasilkan karya seni secara full-time? Coba jawab dulu pertanyaan ini: Apakah Anda menikah dengan orang kaya? Apakah Anda memiliki dana amanah? Apakah Anda memiliki pembeli yang dapat diandalkan untuk hampir semua yang Anda hasilkan? Jika Anda tidak menjawab ya untuk semua ini, maka jagalah pekerjaan harian Anda.

Jangan bilang itu menghancurkan jiwa Anda. Seluruh tulisan ini adalah tentang bagaimana jiwa Anda tidak bergantung pada pekerjaan Anda atau atasan Anda atau gaji Anda. Coba klik pada tautan-tautan tersebut dan bacalah.

Dan juga harus dapat dipahami bahwa sebagian besar pekerjaan korporat dapat menjadi outlet kreatif karena bisnis memecahkan masalah. Jadi jika Anda adalah seorang pemikir kreatif yang inheren, Anda mungkin membawanya ke pekerjaan apa pun yang Anda miliki. Anda tidak bisa menghentikannya.

5. Anda bukan artis yang lebih baik jika Anda dapat melakukannya secara full-time

Saya tidak ingin melihat komentar kasar di posting ini tentang betapa hebatnya Anda karena dapat mendukung hidup Anda dengan karya seni. Karena saya bisa melakukannya juga. Dan kamu tahu apa? Saya bukan kreator yang buruk ketika saya tidak dapat mendukung hidup saya dengan karya saya sendiri. Satu-satunya perbedaan antara seniman yang dapat menghasilkan uang dan yang tidak menghasilkan uang adalah kelompok pertama lebih baik dalam bisnis. Dan tidak ada bukti bahwa seniman yang lebih baik dalam bisnis membuat seni yang lebih baik.

Anda perlu memasarkan diri Anda sendiri. Apakah Anda ingin tahu mengapa ada begitu banyak film jelek di dunia? Karena ada banyak networker hebat yang ingin jualan.

Jadi sekarang semua bisa berhenti menjadi orang yang sombong yang bertanya kepada orang-orang berapa banyak uang yang mereka hasilkan dari karya seni mereka. Dan semua orang dapat berhenti berpikir bahwa yang menjadi tujuan akhir adalah berhenti dari pekerjaan sehari-hari dan menghasilkan karya seni secara full-time.

Apakah Anda ingin tahu bagaimana menjadi seorang seniman? Berkaryalah. Lakukan itu karena kamu harus melakukannya. Karena Anda akan mati jika Anda tidak melakukannya. Berhenti membuatnya menjadi masalah karir. Karena bukan itu masalahnya.


Tentang Penulis:

Abang Edwin SA atau lebih dikenal dengan panggilan Bangwin adalah seorang konsultan digital business dan creative thinking (Bangwin Consulting). Ia juga dikenal sebagai pionir dalam bidang online community management semenjak tahun 1998. Ikuti jejak langkahnya dengan memfollow Twitternya , Instagramnya dan Facebook ProfilenyaBlognya bisa dibaca di bangwin.net