Banyak desainer yang dikenal tidak hanya pada satu medium, misalnya Philippe Starck, seorang desainer asal Perancis yang dikenal di beberapa bidang sekaligus, let say interior, arsitektur, desain produk dan juga furniture. Kali ini saya ingin mengangkat salah seorang desainer produk industri yang mulai pindah ke medium lainnya dengan sangat smooth, Meb Rure.

Meb Rure sebelumnya adalah seorang desainer produk industri yang karirnya berkembang dengan menghasilkan furnitur modern. Perpindahannya ke asesoris yang ditandai dengan diluncurkannya label Mlouye miliknya tidak terlalu mengejutkan. Seperti yang ia katakan, “Saat merancang furnitur dan tas tangan, kalian harus memiliki ide progresif. Tas karya saya yang pertama muncul saat saya masih memiliki mindset sebagai seorang desainer produk industri secara naluriah, pada saat itu saya ingin menemukan solusi dari sebuah permasalahan”. Bagi dirinya masalah yang ia pikirkan adalah ada kebutuhan yang belum terpenuhi di pasar tas wanita yang menginginkan sesuatu yang sleek dan minimalis namun tetap bisa membawa semua kebutuhan dalam kesibukan sehari-hari. Selain itu harga dan kualitasnya juga harus tepat.

“Saya merancang tas yang bisa dengan mudah di convert jadi backpack dengan material yang minimal. ‘Form follows function’ adalah pemikiran yang banyak digunakan oleh para desainer produk industri dan arsitek, saya masih menggunakan pendekatan tersebut, namun saya belajar berfikir lebih seperti seorang desainer fashion”.

Produk koleksi Meb Rure dibuat berdasarkan dari 14 gaya dimana itu termasuk tas pundak bergaya sculpture, totes, top-handles dan juga backpack. Semuanya bisa dibawa dengan berbagai cara. Semua produknya bisa didapatkan lewat online dan harganya berkisar antara US$200 dan US$500. Bahan kulit yang digunakan ia dapatkan dari penyamakan kulit ramah lingkungan di Italia, Perancis dan Turki dimana Meb Rure bekerja dan semuanya dirakit dengan tangan. “Saya merancang untuk orang-orang yang memiliki rasa estetika dan ketertarikan pada desain”, begitu ucap Meb. “Kami punya pelanggan yang bervariasi, mulai dari eksekutif sampai dengan pelajar”. Dalam bayangannya ada dua wanita secara spesifik yang ia bayangkan menggunakan masterpiece nya Mlouye. “Saya sangat ingin melihat salah satu rancangan saya digunakan oleh Zaha Hadid, jika ia masih ada tentunya. Fashion yang ia gunakan bergaya ultra-modern dan konstruktif. Dan yang kedua tentu saja Tilda Swinton karena semua jadi unik jika dikenakan pada dirinya”.

Dibawah ini adalah koleksi karya-karya Meb Rure dibawah label Mlouye:

*Disadur dari berbagai sumber


Tentang Penulis:

Abang Edwin SA atau lebih dikenal dengan panggilan BangWin adalah seorang konsultan digital business dan creative thinking (Bangwin Consulting). Ia juga dikenal sebagai pionir dalam bidang online community management semenjak tahun 1998. Ikuti jejak langkahnya dengan memfollow @bangwinissimo dan Facebook ProfilenyaBlognya bisa dibaca di bangwin.net